Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS

Selamat datang di panduan lengkap dan mendalam mengenai Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS, yang merupakan langkah revolusioner dalam mengakses layanan jaminan sosial di Indonesia. Penting untuk diketahui, “BBJS” yang Anda maksud merujuk pada program jaminan sosial nasional yang dikelola oleh dua badan utama: BPJS Kesehatan dengan aplikasi resminya Mobile JKN, dan BPJS Ketenagakerjaan dengan aplikasi andalannya, Jamsostek Mobile (JMO). Aktivasi aplikasi ini sangat mudah dan bisa dilakukan langsung dari ponsel pintar Anda. Dengan memahami Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS secara tepat, Anda akan memiliki kendali penuh atas data kepesertaan, pembayaran iuran, hingga pengajuan klaim.

Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS

 

*

Memahami Esensi Aplikasi BBJS: Mobile JKN vs. JMO

Sebelum kita melangkah lebih jauh membahas Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS yang Anda butuhkan, mari pahami dulu bahwa di Indonesia, Jaminan Sosial terbagi menjadi dua pilar utama, masing-masing dengan aplikasi mobile sendiri. Memahami perbedaan ini akan memastikan Anda mengikuti Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS yang benar sesuai kebutuhan Anda.

Perbedaan Mendasar Layanan Jaminan Sosial

Konsep Jaminan Sosial di Indonesia adalah sebuah ekosistem perlindungan yang menyeluruh. Namun, seringkali masyarakat bingung, sehingga langkah awal yang paling krusial sebelum mencari tahu Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS adalah mengidentifikasi jenis layanan yang Anda perlukan.

Mobile JKN: Jaminan Kesehatan Nasional

Aplikasi Mobile JKN adalah platform resmi dari BPJS Kesehatan, yang berfokus pada layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi seluruh rakyat Indonesia. Aplikasi ini menjadi kunci utama bagi sekitar 270 juta lebih peserta JKN untuk mengakses layanan kesehatan dengan praktis. Tujuan utama dari Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS yang satu ini adalah agar peserta dapat:

  • Mengubah data kepesertaan tanpa perlu datang ke kantor cabang.
  • Melihat status kepesertaan, apakah aktif atau non-aktif.
  • Mengajukan keluhan atau konsultasi dengan mudah.
  • Mengecek riwayat pelayanan kesehatan, termasuk penggunaan fitur i-Care JKN yang inovatif.

Jamsostek Mobile (JMO): Jaminan Ketenagakerjaan

Sementara itu, JMO adalah aplikasi resmi dari BPJS Ketenagakerjaan. Sesuai namanya, layanan ini ditujukan bagi para pekerja yang memiliki jaminan di bidang ketenagakerjaan, seperti Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP). Penting untuk diperhatikan bahwa Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS jenis JMO ini sangat diminati karena adanya fitur pengkinian data dan klaim JHT yang kini bisa dilakukan hanya melalui aplikasi.

Ini berarti, jika Anda ingin mengurus kartu atau layanan kesehatan, Anda perlu mengikuti Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN. Sebaliknya, jika Anda ingin mengecek saldo JHT atau mengajukan klaim dana pensiun, fokus Anda adalah Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO.

*

Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS: Panduan Detail Mobile JKN (BPJS Kesehatan)

Aktivasi aplikasi Mobile JKN adalah proses yang sangat penting, terutama bagi peserta baru atau peserta lama yang ingin beralih dari layanan manual ke digital. Berikut adalah panduan langkah demi langkah tentang Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS (Mobile JKN) dan mengatasi masalah umum yang mungkin muncul.

Persiapan Data Awal: Syarat Sebelum Aktivasi

Sebelum Anda memulai Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN, pastikan Anda telah menyiapkan beberapa data wajib yang akan digunakan untuk proses verifikasi identitas:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP): Anda akan memerlukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP Anda. NIK adalah kunci utama registrasi.
  2. Nomor Kartu BPJS Kesehatan: Jika Anda sudah terdaftar, siapkan nomor ini.
  3. Alamat Email Aktif: Digunakan untuk menerima kode verifikasi (kode aktivasi) dan tautan konfirmasi pendaftaran.
  4. Nomor Ponsel Aktif: Nomor ini akan digunakan untuk proses verifikasi dan komunikasi selanjutnya. Pastikan pulsa Anda cukup untuk menerima SMS verifikasi.
  5. Perangkat Ponsel dan Jaringan Internet Stabil: Tentu saja, Anda memerlukan ponsel pintar dengan akses internet yang lancar.

Langkah-Langkah Pendaftaran Akun Baru (Aktivasi)

Jika Anda adalah peserta JKN yang baru pertama kali ingin menggunakan layanan digital, Anda perlu melalui proses pendaftaran akun di aplikasi. Berikut adalah Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN untuk akun baru:

1. Unduh dan Instal Aplikasi Resmi

Langkah pertama dari Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS adalah dengan mengunduh aplikasi Mobile JKN dari toko aplikasi resmi (Google Play Store atau Apple App Store). Pastikan Anda memilih aplikasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk menghindari aplikasi palsu atau phising.

2. Pilih Menu Pendaftaran dan Isi NIK

Setelah terinstal, buka aplikasi dan cari opsi “Masuk/Daftar” di halaman awal. Pilih opsi “Registrasi Pengguna Baru” atau “Daftar”. Aplikasi akan meminta Anda memasukkan NIK, Tanggal Lahir, dan kode Captcha.

  • Tips Detail: NIK harus sesuai persis dengan yang terdaftar di Dukcapil. Kesalahan satu angka saja akan menyebabkan proses Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS ini terhambat.

3. Melengkapi Formulir Digital

Setelah NIK terverifikasi, Anda akan diminta melengkapi data diri, termasuk:

  • Nomor Kartu BPJS Kesehatan.
  • Alamat Email aktif.
  • Nomor Ponsel yang bisa dihubungi.
  • Pembuatan Kata Sandi (Password): Buat kata sandi yang kuat dan mudah Anda ingat.
  • Pilihan FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama): Pada tahap ini, Anda mungkin juga diminta memilih atau mengonfirmasi FKTP Anda.

4. Verifikasi dan Aktivasi Akun

Ini adalah tahap terpenting dalam Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN. BPJS Kesehatan akan mengirimkan kode aktivasi (biasanya berupa link atau One-Time Password / OTP) ke alamat email yang Anda daftarkan.

  • Buka email Anda, cari pesan dari BPJS Kesehatan, dan klik tautan aktivasi yang tersedia.
  • Jika yang dikirim adalah kode OTP, segera masukkan kode tersebut ke kolom verifikasi di aplikasi Mobile JKN.

Setelah verifikasi berhasil, akun Anda telah aktif! Anda sudah berhasil mengimplementasikan Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN dan siap untuk login dengan email/NIK dan kata sandi yang telah Anda buat.

Cara Mengaktifkan Status Kepesertaan yang Non-Aktif

Salah satu alasan utama mengapa banyak peserta mencari panduan Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN adalah karena status kepesertaan mereka tiba-tiba non-aktif, seringkali disebabkan tunggakan iuran. Kabar baiknya, aplikasi ini juga memungkinkan Anda untuk melakukan re-aktivasi status.

Langkah-langkah re-aktivasi status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN:

  1. Login ke Aplikasi: Masuk ke akun Mobile JKN Anda menggunakan NIK/Nomor Kartu dan kata sandi.
  2. Akses Menu Peserta: Di halaman utama, cari dan pilih menu “Peserta”.
  3. Cek Status Kepesertaan: Anda akan melihat detail status Anda. Jika statusnya “Non-aktif,” cari opsi “Cek Pembayaran” atau “Re-aktivasi Kepesertaan”.
  4. Lunasi Tunggakan: Aplikasi akan mengarahkan Anda untuk melihat dan melunasi tunggakan iuran yang ada. Anda bisa melakukan pembayaran langsung melalui virtual account atau opsi pembayaran digital lain yang tersedia.
  5. Konfirmasi Aktivasi Ulang: Setelah pembayaran berhasil terkonfirmasi, status kepesertaan Anda akan otomatis aktif kembali dalam waktu maksimal 1×24 jam. Ini adalah Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS yang sangat praktis tanpa harus mengunjungi kantor cabang.

Skenario Troubleshooting Mobile JKN

Tidak jarang pengguna mengalami kendala teknis saat menerapkan Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS. Berikut adalah beberapa masalah umum dan solusinya:

| Masalah Aktivasi | Penyebab Umum | Solusi Praktis (Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS yang Terkendala) |
| :— | :— | :— |
| Gagal Login / Kata Sandi Salah | Lupa kata sandi atau salah input NIK. | Gunakan fitur “Lupa Kata Sandi” pada halaman login. Anda akan dikirimkan tautan reset ke email terdaftar. |
| Email Verifikasi Tidak Diterima | Email masuk ke folder Spam atau salah ketik alamat email saat pendaftaran. | Cek folder Spam/Junk Anda. Jika tidak ada, coba ulangi proses pendaftaran atau pastikan alamat email sudah benar. |
| Aplikasi Tiba-tiba Error | Aplikasi versi lama, cache penuh, atau masalah koneksi internet. | Perbarui aplikasi ke versi terbaru di Play Store/App Store. Hapus cache dan data aplikasi dari pengaturan ponsel. |
| Ponsel Terdeteksi Rooted/Emulator | Perangkat dianggap tidak aman oleh sistem aplikasi. | Aplikasi Mobile JKN tidak dapat berjalan di perangkat yang telah di-root atau menggunakan emulator. Pastikan Anda menggunakan perangkat yang standar. |

Dengan mengetahui serangkaian solusi ini, proses Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN Anda akan menjadi jauh lebih mulus dan cepat.

*

Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS: Panduan Detail JMO (BPJS Ketenagakerjaan)

Jika fokus Anda adalah Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun, atau Jaminan Kecelakaan Kerja, maka Anda perlu menguasai Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO. Aplikasi ini dirancang spesifik untuk para pekerja, baik formal maupun informal (Bukan Penerima Upah/BPU), dan memiliki proses aktivasi yang sedikit berbeda karena melibatkan verifikasi data ketenagakerjaan.

Persiapan Data Awal: Syarat Sebelum Aktivasi JMO

Sama halnya dengan Mobile JKN, untuk mengikuti Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO, ada beberapa dokumen yang wajib Anda siapkan:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP): NIK dan data diri harus sesuai.
  2. Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan: Perlu nomor kepesertaan (KPJ).
  3. Alamat Email Aktif dan Nomor Ponsel Aktif: Untuk proses verifikasi.
  4. Rekening Bank Aktif: Wajib dimiliki, terutama jika tujuan Anda adalah mengajukan klaim JHT.

Langkah-Langkah Pendaftaran Akun JMO Baru (Aktivasi)

Bagi peserta yang baru pertama kali menggunakan JMO, proses ini adalah kunci utama Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Ketenagakerjaan:

1. Unduh Aplikasi dan Pilih ‘Buat Akun Baru’

Setelah mengunduh JMO dari toko aplikasi resmi, buka aplikasi dan klik menu “Buat Akun Baru” yang biasanya berwarna hijau.

2. Pilih Jenis Kepesertaan

Langkah ini sangat krusial dalam Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO. Anda akan diminta memilih jenis kepesertaan:

  • Penerima Upah (PU): Jika Anda adalah karyawan perusahaan.

Bukan Penerima Upah (BPU): Jika Anda adalah pekerja mandiri/informal, seperti driver online*, pedagang, atau profesional lepas.

  • Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Pilih yang sesuai, kemudian Anda akan diminta memasukkan nomor NIK.

3. Lengkapi Data Diri dan Lakukan Verifikasi

Aplikasi akan memandu Anda untuk mengisi data: Nomor Kartu Peserta Jamsostek (KPJ), Tanggal Lahir, dan Nomor HP.

  • Verifikasi Nomor HP: Kode OTP akan dikirimkan melalui SMS ke nomor ponsel yang Anda daftarkan. Segera masukkan kode OTP tersebut.

Verifikasi Email: BPJS Ketenagakerjaan juga akan mengirimkan link* verifikasi ke email Anda. Klik tautan tersebut untuk mengonfirmasi bahwa email itu adalah milik Anda.

 

4. Buat Kata Sandi dan Selesaikan Aktivasi

Setelah semua data terverifikasi, Anda akan diminta membuat kata sandi untuk akun JMO Anda. Setelah kata sandi berhasil dibuat, proses Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO Anda telah selesai. Anda bisa langsung masuk dengan email/NIK dan kata sandi yang baru.

Cara Mengaktifkan Fitur Klaim JHT di JMO (Pengkinian Data)

Salah satu nilai jual tertinggi dari JMO adalah fitur klaim JHT yang sangat mudah. Namun, sebelum bisa mengajukan klaim JHT, Anda harus melakukan Pengkinian Data. Proses ini juga merupakan bagian vital dari Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO agar semua fitur berjalan optimal.

Pengkinian data adalah proses pencocokan dan pembaruan data kependudukan dan kepesertaan. Proses ini wajib bagi peserta yang ingin mencairkan saldo JHT hingga maksimal Rp10 juta melalui JMO.

Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS

 

Langkah-langkah Pengkinian Data JMO:

  1. Login ke aplikasi JMO.
  2. Pilih menu “Pengkinian Data” di halaman utama.
  3. Verifikasi Biometrik (Foto Wajah): Anda akan diminta mengambil foto selfie dengan wajah jelas. Ini untuk memastikan identitas Anda.
  4. Cek Ulang Data: Sistem akan menampilkan data Anda (NIK, Nama, Tanggal Lahir). Konfirmasi jika sudah benar.
  5. Isi Data Tambahan: Lengkapi data kontak, alamat, NPWP, hingga data rekening bank aktif. Pastikan nama di rekening bank sama dengan nama di KTP.
  6. Konfirmasi Akhir: Setelah semua data terisi dan diverifikasi, klik kirim. Data Anda akan terproses, dan fitur klaim JHT di aplikasi JMO akan otomatis aktif. Proses Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO Anda kini sudah sempurna.

Skenario Troubleshooting JMO

Mengingat JMO melibatkan verifikasi biometrik dan data keuangan, masalah teknis saat mencoba Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS ini seringkali lebih kompleks.

Gagal Verifikasi Biometrik: Permasalahan Paling Umum

Kegagalan verifikasi biometrik (foto wajah) adalah keluhan paling sering. Ini bisa disebabkan oleh:

Pencahayaan Buruk: Pastikan Anda berada di ruangan dengan pencahayaan terang, bukan backlight*.

  • Wajah Terhalang: Lepaskan kacamata, masker, atau penutup kepala yang menutupi wajah.
  • Kualitas Kamera: Gunakan kamera depan dengan resolusi yang memadai.
  • Wajah Tidak Sesuai Data Awal: Jika terjadi perubahan signifikan pada wajah (misalnya setelah operasi atau perubahan identitas), Anda mungkin perlu menghubungi layanan pelanggan 175.

Lupa Kata Sandi JMO

Jika Anda lupa kata sandi saat mencoba Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO:

  1. Di halaman login, klik “Lupa Kata Sandi”.
  2. Masukkan alamat email atau Nomor KPJ Anda.
  3. Sistem akan mengirimkan kode verifikasi. Masukkan kode tersebut.
  4. Anda akan diarahkan untuk membuat kata sandi baru.

Masalah Data Tidak Ditemukan atau Tidak Valid

Jika NIK atau KPJ Anda tidak terdeteksi saat melakukan Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO, ini menandakan adanya perbedaan data antara yang ada di sistem BPJS Ketenagakerjaan dengan data Kependudukan (Dukcapil). Solusi terbaik adalah menghubungi Layanan Pelanggan BPJS Ketenagakerjaan (Call Center 175) atau datang langsung ke kantor cabang terdekat untuk pembaruan data manual.

*

Memaksimalkan Fitur Setelah Berhasil Mengaktifkan Aplikasi BBJS

Setelah Anda berhasil mengikuti Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS—baik Mobile JKN maupun JMO—pemanfaatan aplikasi ini akan membawa efisiensi yang luar biasa dalam urusan jaminan sosial Anda. Aplikasi ini bukan hanya sekadar alat aktivasi, melainkan portal layanan digital yang komprehensif.

Manfaat Penuh dari Mobile JKN (Layanan Kesehatan)

Dengan aktifnya Mobile JKN, peserta JKN dapat menikmati sejumlah fitur unggulan:

  • Pendaftaran Pelayanan (Antrean Online): Fitur ini memungkinkan Anda mengambil nomor antrean di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tanpa perlu datang pagi-pagi, sehingga proses mendapatkan layanan kesehatan menjadi lebih efisien. Ini merupakan capaian inovasi signifikan dari program Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS versi kesehatan.
  • Telehealth: Fitur konsultasi virtual dengan dokter. Layanan ini sangat membantu bagi peserta di daerah terpencil atau yang hanya memerlukan saran medis ringan, mengurangi kunjungan fisik yang tidak perlu ke rumah sakit atau klinik.
  • Cek Ketersediaan Tempat Tidur: Peserta dapat melihat ketersediaan tempat tidur di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, memudahkan perencanaan rujukan dan rawat inap.

Contoh studi kasus nyata: Seorang peserta di Jakarta berhasil menghemat waktu lebih dari tiga jam berkat fitur Antrean Online setelah menerapkan Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN. Ia hanya datang 15 menit sebelum jam praktek dokter, meminimalkan waktu tunggu di puskesmas.

Manfaat Penuh dari JMO (Layanan Ketenagakerjaan)

Aplikasi JMO menawarkan kemudahan yang sangat dihargai oleh para pekerja:

Cek Saldo JHT: Peserta dapat mengecek saldo Jaminan Hari Tua mereka kapan saja secara real-time, menghilangkan kebutuhan untuk datang ke kantor cabang atau menggunakan layanan website* yang lebih rumit. Fitur ini adalah alasan utama banyak orang mencari Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO.

  • Klaim JHT Cepat: Untuk saldo JHT di bawah Rp10 juta, klaim bisa diselesaikan sepenuhnya melalui JMO setelah proses pengkinian data. Proses ini bisa memakan waktu hanya 15 menit, jauh lebih cepat daripada klaim manual yang memerlukan antrean panjang.
  • Simulasi Jaminan Pensiun: Peserta dapat membuat simulasi berapa dana pensiun yang akan mereka terima berdasarkan saldo dan usia mereka. Ini membantu perencanaan keuangan jangka panjang.

Data statistik menunjukkan bahwa sejak peluncuran fitur klaim JHT di JMO, rata-rata waktu tunggu pencairan dana JHT telah berkurang drastis, meningkatkan kepuasan peserta secara signifikan. Ini adalah bukti nyata keberhasilan implementasi Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS versi ketenagakerjaan.

*

Pentingnya Keamanan Data Saat Mengaktifkan Aplikasi BBJS

Dalam mengikuti Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS, keamanan data pribadi adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Seluruh proses aktivasi melibatkan data sensitif seperti NIK, Tanggal Lahir, hingga nomor rekening.

Tips Keamanan Digital

Pastikan Anda hanya mengunduh aplikasi resmi. Beberapa tips untuk menjaga keamanan data saat menjalani Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS:

Pastikan Tautan Resmi: Selalu pastikan tautan verifikasi yang Anda terima di email berasal dari domain resmi BPJS Kesehatan (@bpjs-kesehatan.go.id) atau BPJS Ketenagakerjaan (@bpjsketenagakerjaan.go.id*).

  • Kata Sandi Kuat: Gunakan kata sandi yang unik, kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Hindari menggunakan tanggal lahir atau nama Anda.

Jangan Share* OTP: Kode OTP adalah kunci digital Anda. Pihak BPJS mana pun tidak akan pernah meminta kode OTP Anda.

 

Kesimpulan Mengenai Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS

Mengaktifkan layanan jaminan sosial Anda melalui aplikasi Mobile JKN dan JMO adalah sebuah keharusan di era digital ini. Dengan panduan komprehensif Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS di atas, Anda kini tidak hanya mengetahui langkah-langkah teknisnya, tetapi juga memahami data apa yang diperlukan, potensi masalah yang mungkin dihadapi, dan solusi yang efektif. Proses Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS ini akan membuka akses ke layanan yang lebih cepat, efisien, dan transparan, menjadikan urusan jaminan sosial Anda jauh lebih mudah. Pastikan Anda telah menyelesaikan semua tahapan Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS untuk menikmati seluruh manfaatnya.

*

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

# Kenapa Saya Gagal Melakukan Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN?

Jawaban Langsung:

Gagal dalam Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN biasanya disebabkan oleh ketidaksesuaian data NIK dengan Dukcapil, kesalahan input alamat email, atau tautan aktivasi masuk ke folder Spam. Pastikan NIK sudah benar dan Anda mengecek folder Spam sebelum mengulangi proses Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS tersebut. Selain itu, pastikan aplikasi yang terpasang sudah versi terbaru agar proses Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS tidak terkendala bug lama.

# Apakah Saya Bisa Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO Jika Kartu Saya Hilang?

Jawaban Langsung:

Ya, Anda tetap bisa mengikuti Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO meskipun kartu fisik BPJS Ketenagakerjaan Anda hilang. Proses aktivasi di aplikasi JMO terutama menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas utama. Setelah berhasil melakukan Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS JMO, Anda dapat melihat dan menggunakan kartu digital (e-card) Anda langsung dari aplikasi tersebut.

# Setelah Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN, Apakah Kartu Fisik Masih Perlu?

Jawaban Langsung:

Meskipun Anda telah berhasil mengikuti Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS Mobile JKN, kartu fisik masih bisa digunakan. Namun, Mobile JKN kini menyediakan Kartu Digital yang memiliki fungsi legalitas yang sama dengan kartu fisik. Anda cukup menunjukkan Kartu Digital tersebut di ponsel Anda saat berobat di Fasilitas Kesehatan, sehingga kartu fisik sudah tidak lagi wajib dibawa-bawa setelah Anda menyelesaikan Cara Mengaktifkan Aplikasi BBJS.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *